Install Android Command Line Tools (Tanpa Android Studio)
Step 1: Download Android Command Line Tools
Kunjungi halaman download Android Studio lalu scroll ke bagian “Command line tools only”. Download versi yang sesuai untuk MacOS, ekstrak file zip-nya, dan akan muncul folder bernama cmdline-tools.
Step 2: Pindahkan Command Line Tools ke Lokasi yang Tepat
Sekarang rapikan command line tools-nya supaya gampang ditemukan oleh Flutter. Pindahkan folder cmdline-tools ke lokasi pilihan, contohnya buat folder khusus di home directory:
|
|
Struktur akhirnya kurang lebih seperti ini:
|
|
Step 3: Set Environment Variables
Agar Flutter dapat membaca lokasi Android SDK, kita perlu set beberapa environment variables. Buka terminal lalu tambahkan baris berikut ke file konfigurasi shell (misalnya ~/.zshrc atau ~/bash_profile):
|
|
Step 4: Install Java Development Kit (JDK)
Android command line tools butuh Java untuk berjalan. Untuk development Flutter yang proper, disarankan install JDK 11 atau versi yang lebih baru. Bisa download dari AdoptOpenJDK atau pakai Homebrew:
|
|
Setelah instalasi, biasanya akan muncul pesan untuk link JDK-nya. Ikuti instruksi yang ditampilkan untuk menambahkannya ke PATH. Contohnya seperti ini:
|
|
Jangan lupa set environment variable JAVA_HOME juga:
|
|
Verifikasi instalasi Java dengan perintah:
|
|
Step 5: Install Package SDK yang Dibutuhkan
Sekarang bagian pentingnya: install package Android SDK yang dibutuhkan untuk build dan run aplikasi Flutter. Gunakan perintah berikut:
|
|
Di sini kita install Android 34 dengan build-tools v34.0.0, tapi versinya bebas disesuaikan sesuai kebutuhan. Rekomendasi pribadi pakai versi ini karena merupakan rilis stabil terbaru saat artikel ini ditulis.
Step 6: Accept Licenses
Sebelum Android SDK bisa digunakan, license dari package yang baru di-install harus disetujui dulu. Jalankan perintah berikut untuk accept semua license:
|
|
Ikuti prompt yang muncul lalu setujui setiap license agreement-nya.
Step 7: Verifikasi Flutter Bisa Menemukan Android SDK
Terakhir, saatnya cek apakah Flutter sudah bisa mendeteksi Android SDK. Jalankan perintah:
|
|
Kalau semuanya sudah di-setup dengan benar, Flutter akan mengenali Android toolchain beserta Android SDK-nya, dan akan muncul pesan yang menyatakan kalau Android toolchain available serta sudah terkonfigurasi dengan baik.
Bonus
Karena saya pribadi belum mau ribet bikin virtual device, untuk testing-nya saya pakai physical device aja. Caranya, aktifkan USB debugging di HP Android, lalu sambungkan ke Mac via kabel USB. Setelah terhubung, jalankan perintah berikut untuk memastikan device-nya sudah terdeteksi:
|
|
Penutup
Selesai! Sekarang sudah ada environment Flutter development yang fully functional di Mac tanpa perlu install Android Studio sama sekali. Setup ini ringan dan bikin proses ngoding aplikasi Flutter jadi lebih fokus tanpa overhead IDE yang berat. Selamat ngoding!